by

Besut SDA Jabar, Linda: Sesuai Arahan Ridwan Kamil

Selain tujuh proyek strategis nasional di wilayah Jawa Barat, Kepala Badan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat (DSDA Jabar), Linda Al Amin mengungkapkan proyek strategis provinsi yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Dunia Air Hari di Kuningan Waduk Darma.

“Peluncuran Waduk, Situasi, Saluran Multifungsi dan Pantai di Jawa Barat, Menyatakan Waduk Darma sebagai Tujuan Wisata Internasional. Selain itu, revitalisasi dan penataan lima sumber daya air multi fungsi, yaitu penataan Waduk Darma Kuningan, penataan Situ Ciburuy di Bandung Barat Kabupaten, Rawakalong di kota Depok, Kalimalang di kota Bekasi dan juga Memecah Air Pangandaran di kabupaten Pangandaran, katanya.

Linda menjelaskan bahwa lima proyek strategis akan diorganisasikan ke dalam area sumber daya air multi fungsi (SDA). “Keduanya sebagai objek wisata, sebagai sumber air, sebagai sumber energi dan juga bisa dijadikan judul budaya,” jelasnya di Jawa Barat Mendapat Informasi (Japri) di halaman museum Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (4 / 4-2019).

Dari lima proyek strategis, lanjut Linda, hanya tahap Detail Engineering Design (DED), pembebasan lahan dan beberapa sudah mulai dikembangkan. “Diperkirakan bahwa lima proyek strategis yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ditargetkan akan selesai dalam lima tahun ke depan (tahun 2023), katanya.

Sedangkan untuk pembangunan konstruksi bendungan, Linda menjelaskan, luasan bendungan Ciawi di Kabupaten Bogor adalah 39,32 hektare, kondisi fisik bangunan baru mencapai 9,51 persen. Luas bendungan Sukamahi di Kabupaten Bogor 49,66 hektare, realisasi fisik 14,19 persen, dan Keuangan 24,31 persen. “Bendungan Sadarwana di Kabupaten Subang, Sumedang, dan Indramayu 498,43 hektar. Masih dalam tahap pembebasan lahan,” katanya.

Selanjutnya, lanjut Linda, Bendungan Kuningan di Kabupaten Kuningan, genangan seluas 221,59 hektar, konstruksi sudah dimulai sejak 2013, realisasi fisik 95,928 persen, keuangan 90,935 persen. “Ditargetkan selesai pada akhir 2019, daerah genangan Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang dan Indramayu adalah 1.444,01 hektar dengan target akan selesai pada 2020,” jelasnya.

“Konstruksi sudah dimulai sejak 2016, kondisi fisik fisik 16,66 persen, Keuangan 17,93 persen, selain itu Leuwi Keris Dam berada di Kabupaten Tasikmalaya dan genangan Ciamis 242.90 hektar selesai pada 2021, kondisi fisik saat ini 46, 85 persen; dan Bandungan Matenggeng di Kabupaten Ciamis dan Pangandaran masih dalam proses tinjauan desain, “tambahnya.

Linda juga menjelaskan tugas dan peran DSDA Jabar dalam rangka mempercepat pembangunan tujuh bendungan strategis di Jawa Barat, diatur dalam Peraturan Presiden No. 3 tahun 2016 tentang Percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional, diikuti oleh Ridwan Kamil dengan One- Hentikan Unit Administrasi (Samsat) dan penanganan aspek sosial dan lingkungan dari pembangunan tujuh bendungan strategis yang ditetapkan pada 5 Desember 2016.