Minggu, 5 Februari 2023

ODGJ di Agrabinta Bakar Diri Sendiri

- Rabu, 20 Juli 2022 | 23:42 WIB

RADARCIANJUR.com- Seorang pria dengan gangguan jiwa MD (20) warga kampung Bojongsari RT 02 RW 06 Desa Sukamanah, Kecamatan Agrabinta membakar dirinya sendiri di hutan hingga meninggal, Rabu (20/07/2022). Saat ditemukan korban telah terbakar dan sepanjang tubuhnya telah mengelupas. Diketahui MD sudah dua tahun mengalami gangguan jiwa. BACA JUGA : Masih Buka-Tutup, Perbaikan Jalan Provinsi di Tanggeung Sedang Proses Pemadatan Pondasi Kapolsek Agrabinta, Iptu A Nanda Rihardja membenarkan terkait peristiwa bunuh diri dengan cara membakar diri. “Pada Rabu tanggal 20 Juli 2022, sekira pukul 11.00 WIB telah terjadi peritiwa bakar diri,” katanya. Menurut keterangan para saksi menduga MD berangkat menuju pinggir sungai dengan membawa satu botol berisikan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. “Kemudian setibanya di pinggir sungai, korban diduga meminum dan mengguyurkan BBM jenis pertalite tersebut ke seluruh bagian tubuhnya. Setelah itu membakar dirinya secara hidup-hidup dengan menggunakan korek api milik korban,” jelasnya. Aksi korban terlihat oleh saksi bernama Asep (65) yang sedang melintas pinggir sungai. Usep pun segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan pihak keluarga korban. “Mendengar kabar tersebut kemudian para warga dan pihak keluarga segera berangkat ke tempat di mana korban membakar diri. Setelah itu api dipadamkan oleh warga kemudian korban dibawa ke Puskesmas Agrabinta untuk dilakukan penanganan oleh pihak medis,” ungkapnya. Saat ini korban mengalami luka bakar 90 persen, dan dirujuk ke Rumah sakit di Sukabumi, mengingat peralatan medis di Puskesmas Agrabinta kurang lengkap. “Kemudian pada pukul 12.00 WIB korban di rujuk menuju Rumah Sakit Jampang Sukabumi, namun ketika di perjalanan menuju rumah sakit nyawa korban tidak tertolong,” paparnya. Korban diketahui sudah 2 tahun mengidap kelainan jiwa (ODGJ) sehingga harus berobat jalan. Sementara itu sebelum kejadian obat MD telah habis. “Menurut keterangan pihak keluarga yaitu bapak tiri korban yang bernama Saehudin, bahwa obat (ODGJ) milik korban telah habis dan berencana untuk berobat jalan pada esok hari sebelum kejadian tersebut,” tandasnya. (byu)

Editor: Administrator

Terkini

Gempa Goyang Lagi Cianjur, Segini Kekuatannya

Sabtu, 21 Januari 2023 | 14:28 WIB

ODGJ di Agrabinta Bakar Diri Sendiri

Rabu, 20 Juli 2022 | 23:42 WIB

Ada yang Baru di Kebun Raya Cibodas

Rabu, 20 Juli 2022 | 14:42 WIB
X