Jumat, 31 Maret 2023

Bahagia Sejahtera

- Rabu, 22 Februari 2023 | 09:37 WIB
Gautama Adavi dan Proyek Dharavi (radarbogor.id)
Gautama Adavi dan Proyek Dharavi (radarbogor.id)

RADAR JABAR - DOA saya untuk Gautam Adani. Khususnya di proyek Dharavi. Semoga konglomerat India itu bisa meneruskan proyek tersebut: membangun daerah terkumuh terbesar di India. Bahkan di Asia.


Dharavi artinya Dewa Parwati. Begitu banyak gadis India dengan nama depan Dharavi. Tapi kampung Dharavi di tengah kota Mumbai ini jauh dari gambaran ratusan gadis telentang dicat hijau. Di seluruh Dharavi, yang ada, ratusan ribu rumah kumuh. Banyak yang tidak dicat. Inilah kampung termiskin di sana.

Oktober depan Grup Adani akan mulai merombak Dharavi. Kalau jadi. Secara bertahap. Penduduk kampung seluas hanya 200 hektare ini hampir 1 juta jiwa. Terpadat di dunia. Termiskin pula.

Baca Juga: BLT Dana Desa Cair Rp144 Miliar, Disalurkan untuk 40.169 Warga Miskin

Sudah sejak 1997 pemerintah merencanakan itu. Selalu gagal. Tidak ada investor yang berminat. Biaya terlalu besar. Persoalan sosialnya terlalu ruwet.

Tapi pemerintah terlalu malu memiliki kampung dengan gelar serba ”ter” tersebut. Apalagi ekonomi India lagi bagus-bagusnya. Mumbai sendiri sudah berkembang jadi kota metropolitan yang modern. Kok di tengahnya ada Dharavi yang tidak dicat. Itu ibarat ada tahi burung di dekat pusar gadis telentang.

Yang pernah berusaha membangun Dharavi dan gagal termasuk perusahaan raksasa dari berbagai negara: Lehman Brothers Amerika, Dubai Development, Capital Land Singapura.

Baca Juga: Jawa Barat Peringkat Kedua dengan Pengangguran Terbanyak di Indonesia

Tahun lalu dilaksanakan tender lagi. Tiga perusahaan mendaftar. Satu tidak memenuhi syarat teknis. Satunya lagi menawar sangat murah. Adani yang menang. Adani berani dengan investasi dua kali lipat dari yang kalah.

Kalau Adani sudah berhasil financial closing, Oktober depan bisa groundbreaking.

Kenapa Oktober?

Juli-Agustus-September tidak boleh ada penggusuran. Itu bulan-bulan rawan: monsoon. Musim hujan dan banjir. Orang miskin paling menderita di musim monsoon.

Baca Juga: Jalan Jalur Lingkar Selatan Rusak, Warga Bakal Lapor Gubernur Jawa Barat

Mungkinkah proyek ini batal lagi? Akibat guncangan keras jatuhnya harga saham di grup Adani –kehilangan kekayaan hampir Rp 2.000 triliun dalam tiga minggu terakhir?

Halaman:

Editor: Amus Mustaqim

Sumber: radarbogor.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jaga Hidrasi Tubuh, Lakukan 4 Cara Ini Selama Puasa

Minggu, 26 Maret 2023 | 18:44 WIB

5 Jenis Buah Kurma yang Harganya Mahal

Jumat, 24 Maret 2023 | 07:00 WIB

Gelato vs Es Krim, Mana yang Lebih Sehat?

Kamis, 23 Maret 2023 | 14:58 WIB

Inspirasi Rumah Bohemian, Padukan 3 Unsur Ini

Senin, 20 Maret 2023 | 17:33 WIB

Ini 4 Cara Mudah Merawat Kura-Kura Sulcata

Sabtu, 18 Maret 2023 | 18:02 WIB

Viral di Kafe, Teh Artisan Bisa Kok Bikin di Rumah

Jumat, 17 Maret 2023 | 13:34 WIB

Tips Meningkatkan Kemampuan dalam Berpikir

Jumat, 17 Maret 2023 | 00:30 WIB

GEOTHERMAL

Kamis, 23 Februari 2023 | 18:25 WIB
X