Minggu, 5 Februari 2023

Baru Dua Bulan Diperbaiki Jalan Merbabu Kecamatan Gunungpuyuh Rusak Lagi, Warga: Asal-asalan

- Sabtu, 21 Januari 2023 | 15:16 WIB
Kondisi jalan di Jalan Merbabu Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi yang rusak setelah dua bulan diperbaiki. (Rizky/Radar Sukabumi)
Kondisi jalan di Jalan Merbabu Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi yang rusak setelah dua bulan diperbaiki. (Rizky/Radar Sukabumi)


RADARJABAR.com - Warga Kampung Cipelang Gede, RT 02 RW 12, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengeluhkan jalan rusak di Jalan Merbabu.

Keluhan tersebut bukan tanpa alasan, karena Jalan Merbabu itu baru saja diperbaiki dua bulan silam namun kembali rusak. Warga menilai perbaikan jalan itu, tidak sesuai aturan dan terkesan asal-asalan.  
 
Ketua RW 12 Kampung Cipelang Gede, Dicky Permana mengatakan Jalan Merbabu baru saja diperbaiki pada November 2022 oleh salah satu CV dan hasilnya mengecewakan, karena jalan sudah rusak kembali.

Baca Juga: Warga Desa Benda Sukabumi Perbaiki Jalan Rusak Secara Mandiri  

"Hasil pengerjaannya jelek dan saya melihat kualitas aspalnya juga tidak sesuai spek, kemudian perlu ditanyakan kepada si pemborong. Apakah ketebalan dalam pengaspalan sesuai dengan RAB. Apalagi pengerjaan dilakukan hanya dengan dua hari dan terlihat asal-asalan," ujar Dicky.

Selain itu, sambung Dicky, pada saat proses awal pengerjaan pun, tidak ada plang papan proyek, dan juga tidak ada pemberitahuan kepada RT/RW setempat.

"Seharusnya kalau secara mekanisme, harus ada plang sebagai informasi terhadap masyarakat, bahwa sedang ada pengerjaan dan ketika ditanyakan kepada instansi terkait, tidak memberikan jawaban sama sekali, kan jadi aneh," jelasnya.

Baca Juga: Jeritan Masyarakat Desa Mekarjaya Karena Jalan Rusak, Bawa Orang Sakit Harus Ditandu

Masih menurut Dicky, Jalan Merbabu ini statusnya jalan pemerintah Kota, kondisi jalan saat ini, sudah rusak pada berlubang, dan CV terkait harus bertanggung jawab.

"Kami atas nama masyarakat, meminta Dinas Pekerjaan dan Tata Ruang (DPUTR), untuk secepatnya memanggil CV yang melakukan perbaikan jalan tersebut," ungkapnya.

Lanjut Diciky, seharusnya kalau secara mekanisme, selama 180 hari setelah pengerjaan, masih tanggung jawab CV dalam melakukan pemeliharaan.

Halaman:

Editor: Garis NB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wali Kota Sukabumi Fokus Tuntaskan Kawasan Kumuh

Kamis, 2 Februari 2023 | 01:02 WIB

Polsek Warudoyong Sukabumi Tingkatkan Sinegritas

Kamis, 2 Februari 2023 | 00:30 WIB

Wali Kota Sukabumi Lepas 14 ASN Purna Bhakti

Rabu, 1 Februari 2023 | 00:43 WIB
X