Senin, 6 Februari 2023

Basmi Geruduk DPRD Kabupaten Sukabumi

- Rabu, 20 Juli 2022 | 03:42 WIB

Sumber: Radar Sukabumi

PALABUHANRATU – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BASMI (Barisan Aktivis Mahasiswa Sukabumi) lakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Sukabumi jalan komplek perkantoran jajaway Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu, Selasa, (19/7).

Kedatangan para mahasiswa tersebut, seperti rilis yang diterima Radar Sukabumi dalam rangka menyuarakan aspirasi adanya dugaan oknum anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yang meminta jatah proyek kepada direktur rumah sakit Palabuhanratu.

Ada empat point tuntutan yang disampaikan Basmi, yakni meminta pihak RSUD membuka DPA tahun anggaran 2021 – 2022, meminta direktur RSUD mengklarifikasi terkait isu tersebut, mendukung pihak rumah sakit untuk tidak takut terhadap siapapun oknum yang diduga menyalahgunakan kekuasaan untuk memberikan proyek menghentikan proyek yang memang jika proyek tersebut betul menggunakan penyalahgunaan kekuasaan untuk dihentikan secara menyeluruh.

Dalam aksinya, para mahasiswa diterima ketua komisi IV Hera Iskandar Usep Wawan dari fraksi Gerindra dan Ujang Rahmat dari PPP dengan pengawalan dari aparat kepolisian dan satpol PP.

Rahman Sekretaris BASMI (Barisan Aktivis Mahasiswa Sukabumi) seusai melakukan aksi mengungkapkan, kedatangannya untuk menyuarakan aspirasi adanya indikasi pihak anggota DPRD menekan dari pihak RSUD Palabuhanratu untuk memberikan dana sebesar Rp 1,3 M yang berbentuk proyek.

“Kami sebenarnya memegang DPA, tapi kan setiap dari instansi itu seperti itu, mereka takut untuk membuka data, karena mungkin ada sesuatu, kita akan lakukan aksi berjejer seperti di RSUD Sekarwangi, dan ketika tidak ada titik temu insya allah kita akan rembukan lagi sama temen temen,” ungkapnya.

“Kalau berbicara benar dan salah itu, ya bukan disini, ya dipengadilan ranahnya kalau berbicara benar dan salah, kenapa kita harus buka datanya sementara dari pihak mereka tidak buka data,” sambungnya.

“Kalau saya lihat dari DPRD sih normatif, dari pihak DPRD harusnya memfasilitasi pembukaan dari transparansi anggaran kalau memang mereka merasa terwakili oleh kita, kan dia bilang suara pertama itu suara dari kita sebagai rakyat, ya buka DPA nya, fasilitasi dari pihak RSUD Palabuhanratu, buka datanya terkait permasalahan tersebut,” terangnya.

Sementara itu ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Islandar mengungkapkan mendukung langkah yang dilakukan oleh para mahasiswa yang tergabung dalam Basmi tersebut untuk keterbukaan publik.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

MUI Kabupaten Sukabumi Soroti Ajaran Ahmadiyah

Jumat, 3 Februari 2023 | 23:22 WIB

Beasiswa Bupati Sukabumi, Kuliah Gratis di UNP

Rabu, 1 Februari 2023 | 00:47 WIB
X