Senin, 6 Februari 2023

BPN Kota Sukabumi Serahkan Sertifikat PTSL, Walikota Minta Dijaga Dengan Baik

- Kamis, 21 Juli 2022 | 04:42 WIB
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada para penerima sertifikat tanah program PTSL di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada para penerima sertifikat tanah program PTSL di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh

GUNUNGPUYUH – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Sukabumi melakukan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019-2020 di Wilayah Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, belum lama ini.

Dalam penyerahan tersebut disaksikan langsung Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi sekaligus menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada para penerima sertifikat tanah program PTSL.

Dikatakan walikota, penyerahan sertifikat tanah tersebut untuk rakyat program PTSL dimaksudkan agar kepemilikan tanah lebih jelas.

Hal tersebut merupakan salah satu wujud perhatian Pemkot Sukabumi kepada warga kurang mampu agar bisa memiliki sertifikat tanah.

“Saya ucapkan selamat kepada yang menerima bantuan dan tolong sertifikatnya dijaga dengan baik,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi didampingi Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Sukabumi Siti Hapisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Andang Cahyandi, Camat Gunung Puyuh Aries Ariandi.

Dalam momen ini BPN Kota Sukabumi menyeragkan sebanyak 144 sertifikat kepada warga. Kota Sukabumi aku Fahmi, mendapatkan cukup banyak kuota untuk program PTSL sejak 2017 hingga 2022. Sejak 2017 sudah ada 36.297 yang mengikuti PTSL dan yang sudah diserahkan 35.784.

Di mana pada Selasa ini ada 144 serfikat yang diserahkan. Selain itu ada sebanyak 294 sertifikat menunggu kelengkapan berkas karena belum lengkap.

”Kami menargetkan Kota Sukabumi sebagai kota lengkap, dalam artia. seluruh lahan yang ada di kota sudah tersertifikatkan supaya ada jaminan hkum, menghindari gugatan secara hukum dan harga jual lebih tinggi,” ungkap Fahmi.

Hal ini membutuhkan dukungan bersama seperti camat dan lurah dalam edukasi kepada warga.

Halaman:

Editor: redaksijabar

Tags

Terkini

Wali Kota Sukabumi Fokus Tuntaskan Kawasan Kumuh

Kamis, 2 Februari 2023 | 01:02 WIB

Polsek Warudoyong Sukabumi Tingkatkan Sinegritas

Kamis, 2 Februari 2023 | 00:30 WIB

Wali Kota Sukabumi Lepas 14 ASN Purna Bhakti

Rabu, 1 Februari 2023 | 00:43 WIB
X